TPA? Test Potensi Akademik? Easy Peasy Lemon Squeezy!
Test Potensi Akademik atau yang biasa kita sebut TPA merupakan tes
psikologi yang dapat mengungkap sesuatu yang telah dicapai seseorang secara intelektual. Kalau di Indonesia kita kenal yang namanya TPA, beda lagi kalau di Amerika
Serikat, gengs.
Di negeri Paman Sam
tersebut tidak mengenal yang namanya TPA, tetapi Graduate Record Examination atau biasa disebut dengan GRE. GRE
sendiri adalah sebuah tes standar yang
diambil agara dapat masuk ke sekolah graduate
di Amerika Serikat, yang dimana soal GRE dengan soal TPA itu hampir sama, karena yaa...
memang hasil dari test tersebut terbukti ampuh dalam merepresentasikan kemampuan
seseorang gengs.
Di dalam TPA itu sebenarnya
hanya dibagi menjadi 3 segmen pengujian aja gengs,
yaitu:
1.
Tes Verbal;
2.
Tes Angka;
3.
Tes Figural (Analisa Gambar).
Cuma 3 ? Yap bener banget gengs, secara garis besar sebenarnya TPA
hanya ada tiga materi yang harus kalian kuasai jika ingin menorehkan skor TPA
yang fantastis dan lulus ke tahapan selanjutnya gengs!
Di bagian pertama TPA ada
sebuah tes yang menguji kemampuan seseorang dalam bidang kata serta bahasa,
yaitu tes verbal. Dalam tes verbal ini, soal yang akan kalian temui adalah soal
sinonim (persamaan kata), soal antonim (lawan kata), soal padanan atau
pengelompokan kata, soal penarikan kesimpulan (silogisme) serta soal logika
cerita.
Menurut pengalaman pribadi,
tes verbal ini satu-satunya tes yang tidak ada rumus dan sumber yang pasti gengs. Kok gitu? Iya gengs, di dalam tes verbal itu kita tidak akan tahu kata-kata apa yang akan diujikan
dalam soal antonim dan sinonim, totally
random and unpredictable!. Ssttt.. tapi jangan khawatir, where there's a will
there's a way! Soal antonim
dan sinonim memang sangat acak, tetapi seringkali kata atau istilah yang muncul
dalam tes verbal adalah beberapa kata yang digunakan dalam kehidupan sosial,
politik dan bisnis.
Coba sisihkan
waktu kalian ketika sedang jenuh untuk membaca kamus Bahasa Indonesia, atau
kalian bisa unduh aplikasi KBBI di Play Store
ataupun di App Store. Contoh kata
yang sering muncul adalah kata desentralisasi, virtual, diaspora, manisfestasi.
Hayoo.. coba cari tau sinonim serta antonimnya gengs!
Lanjut di bagian tes yang
kedua, ada tes yang memento rekomendasikan untuk dikerjakan di akhir test.
Kenapa? Alasanya sederhana, dalam mengerjakan tes angka, kalian harus konsentrasi
penuh, tidak tergesa-gesa dalam memilih jawabannya, dan perlu selembar kertas serta
beberapa coretan penuh cinta dalam bentuk angka untuk menyelesaikan soal-soal
yang diberikan.
Dalam tes angka, soal yang
akan kalian temui adalah soal aritmatika, soal seri angka maupun huruf, soal
logika dalam angka serta soal cerita yang berisi angka.
Tes figural ataupun tes
analisa gambar merupakan tes yang terakhir diujikan dalam TPA gengs! Memento merekomendasikan untuk
mengerjakan soal di tes figural terlebih dahulu setelah kalian mengerjakan soal-soal
yang ada di tes verbal. Kenapa Mementoo? Kok tes terakhir malah dikerjakan kedua?
Yap, ini yang namanya strategi gengs!
Adapun soal yang diujikan dalam tes figural tidak menuntut kalian untuk
menggunakan selembar kertas serta mengeluarkan coretan penuh kasih sayang,
kalian cukup mengamati gambar yang disediakan, identifikasi pola gambar
tersebut dan kalian akan langsung menemukan jawabannya.
Ssstt... tes figural ini rahasianya adalah di pola gambarnya gengs! Kalian hanya harus memilih gambar
yang paling berbeda dari gambar yang
disediakan sebagai jawabannya, atau kalian hanya harus menebak pola berikutnya dari gambar yang telah diberikan pada soal.
So simple kan gengs?
So gengs, sekarang kalian sudah Memento kasih gambaran singkat dan padat dari
Memento. Sekarang Memento kasih jurus ampuh mengerjakan soal TPA gengs!
1.
Mulailah berdoa sebelum
mengerjakan soal TPA, dan mulailah berkonsentrasi!
2.
Kerjakan soal yang mudah
terlebih dahulu, rata-rata waktu kalian dalam menyelesaikan soal dan menyalinya
di lembar jawaban atau memilih jawaban di komputer maksimal hanyalah 50 detik! So use your time wisely, gengs!
3.
Walaupun waktu kalian dalam menjawab soal hanya 50 detik, jangan tergesa-gesa dalam membaca soal.
Baca dan pahamilah perintah soal. Soal TPA itu banyak jebakannya, jadi harus
membaca soal secara lengkap, jangan hanya membaca kalimat awalnya saja ya gengs!
4.
Sediakan waktu untuk belajar, bukan luangkan waktu untuk belajar!
5.
Perbanyak membaca KBBI atau
majalah serta koran untuk menambah kosakata kalian agar mudah dalam
menyelesaikan tes verbal!
6.
Jangan gunakan SKS! (Sistem Kebut Semalam). Belajarlah dari jauh hari sebelum tes
dilakukan, satu hari sebelum hari tes TPA berlangsung, rileks gengs, jangan belajar terlalu larut, tetapi lakukanlah hal yang
kalian sukai, seperti main game, menulis, dll. Kenapa? Karena jika kalian
belajar hingga larut malam H-1 sebelum tes TPA berlangsung, kalian akan grogi
keesokan harinya dan poops! Hilanglah
rasa kepercayaan diri kalian pada saat mengerjakan soal.
7.
Percaya diri pada saat menjawab soal, gengs!
8.
Belajar dengan interval. Apa itu? Belajar menggunakan
interval adalah metode belajar dimana kalian belajar 1 jam, istirahat, 1 jam
belajar, istirahat, review. Metode tersebut Memento rasa lebih jos ketimbang kalian belajar 3 jam non
stop! Let’s find out, gengs!
9.
Jangan lupa minta doa restu dari orang tua kalian, orang terdekat kalian,
mentor kalian, guru kalian, dari Memento juga hehehe.
Oke gengs? Apapun tujuan TPA kalian, Memento harap kalian bisa lulus,
lolos dan sukses, gengs!
See you on top, gengs!
p.s:
Next article, Memento akan bagikan
kumpulan soal-soal TPA yang Memento koleksi dari awal Memento ikut TPA ya, gengs! So, stay tuned on Memento.blogspot.com
😊

Comments
Post a Comment